Sleep Paralysis...??? Apakah??? Mungkin masih ada yang tidak tahu apaka bendanya sleep paralysis nie. Sleep paralysis atau lebih mesra dengan panggilan ketindisan saat hendak bangun atau baru saja terlelap, dimana anda mengalami satu situasi yang menyebabkan anda susah untuk bangun ataupun berteriak meminta tolong. Sama seperti aku yang baru saja mengetahui tentang sleep paralysis / kitindisan setelah kerap kali mengalaminya. dan malam ini, atau lebih tepat pagi ini...kerana jam telah menunjukkan ke pukul 3:0am aku berasa takut nak menyambung tidur aku yang dah terganggu dek penangan sleep paralysis nie huhuhuhu... Tangah aku dok fikir-fikir pasal benda yang sering mengganggu lenaku semenjak dua menjak nie...timbul plak 1 idea nak search pasal benda ni kat tenet...aku pown on la lappy usang ku ni dan terus ke tujuan asal ku...dan hasilnya aku telah menemukan artikel nie dalam satu laman blog.
---> Menurut
medis, keadaan ketika orang akan tidur atau bangun tidur merasa sesak
napas seperti dicekik, dada sesak, badan sulit bergerak dan sulit
berteriak disebut sleep paralysis alias tidur lumpuh (karena tubuh tak
bisa bergerak dan serasa lumpuh). Hampir setiap orang pernah
mengalaminya. Setidaknya sekali atau dua kali dalam hidupnya.
Sleep
paralysis bisa terjadi pada siapa saja, lelaki atau perempuan. Dan usia
rata-rata orang pertama kali mengalami gangguan tidur ini adalah 14-17
tahun. Sleep paralysis alias tindihan ini memang bisa berlangsung dalam
hitungan detik hingga menit. Yang menarik, saat tindihan terjadi kita
sering mengalami halusinasi, seperti melihat sosok atau bayangan hitam
di sekitar tempat tidur. Tak heran, fenomena ini pun sering dikaitkan
dengan hal mistis.
Di
dunia Barat, fenomena tindihan sering disebut mimpi buruk inkubus atau
old hag berdasarkan bentuk bayangan yang muncul. Ada juga yang merasa
melihat agen rahasia asing atau alien. Sementara di beberapa lukisan
abad pertengahan, tindihan digambarkan dengan sosok roh jahat menduduki
dada seorang perempuan hingga ia ketakutan dan sulit bernapas.
Kurang Tidur
Menurut
Al Cheyne, peneliti dari Universitas Waterloo, Kanada, sleep paralysis,
adalah sejenis halusinasi karena adanya malfungsi tidur di tahap rapid
eye movement (REM).
Sebagai
pengetahuan, berdasarkan gelombang otak, tidur terbagi dalam 4 tahapan.
Tahapan itu adalah tahap tidur paling ringan (kita masih setengah
sadar), tahap tidur yang lebih dalam, tidur paling dalam dan tahap REM.
Pada tahap inilah mimpi terjadi.
Saat
kondisi tubuh terlalu lelah atau kurang tidur, gelombang otak tidak
mengikuti tahapan tidur yang seharusnya. Jadi, dari keadaan sadar (saat
hendak tidur) ke tahap tidur paling ringan, lalu langsung melompat ke
mimpi (REM).
Ketika
otak mendadak terbangun dari tahap REM tapi tubuh belum, di sinilah
sleep paralysis terjadi. Kita merasa sangat sadar, tapi tubuh tak bisa
bergerak. Ditambah lagi adanya halusinasi muncul sosok lain yang
sebenarnya ini merupakan ciri khas dari mimpi.
Selain
itu, sleep paralysis juga bisa disebabkan sesuatu yang tidak dapat
dikontrol. Akibatnya, muncul stres dan terbawa ke dalam mimpi.
Lingkungan kerja pun ikut berpengaruh. Misalnya, Anda bekerja dalam
shift sehingga kekurangan tidur atau memiliki pola tidur yang tidak
teratur.
Jangan Anggap Remeh
Meski
biasa terjadi, gangguan tidur ini patut diwaspadai. Pasalnya, sleep
paralysis bisa juga merupakan pertanda narcolepsy (serangan tidur
mendadak tanpa tanda-tanda mengantuk), sleep apnea (mendengkur),
kecemasan, atau depresi.
Jika
Anda sering mengalami gangguan tidur ini, sebaiknya buat catatan
mengenai pola tidur selama beberapa minggu. Ini akan membantu Anda
mengetahui penyebabnya. Lalu, atasi dengan menghindari pemicu. Bila
tindihan diakibatkan terlalu lelah, coba lebih banyak beristirahat.
Kurang
tidur pun tidak boleh dianggap remeh. Jika sudah menimbulkan sleep
paralysis, kondisinya berarti sudah berat. Segera evaluasi diri dan
cukupi kebutuhan tidur. Usahakan tidur 8-10 jam pada jam yang sama
setiap malam.
Perlu
diketahui juga, seep paralysis umumnya terjadi pada orang yang tidur
dalam posisi telentang (wajah menghadap ke atas dan hampir nyenyak atau
dalam keadaan hampir terjaga dari tidur). Itu sebabnya, kita perlu
sering mengubah posisi tidur untuk mengurangi risiko terserang gangguan
tidur ini.
Nah,
jika tindihan disertai gejala lain, ada baiknya segera ke dokter ahli
tidur atau laboratorium tidur untuk diperiksa lebih lanjut. Biasanya
dokter akan menanyakan kapan tindihan dimulai dan sudah berlangsung
berapa lama. Catatan yang telah Anda buat tadi akan sangat membantu
ketika memeriksakan diri ke dokter.
Mitos Sleep Paralysis Di Berbagai Negara
* Di budaya Afro-Amerika, gangguan tidur ini disebut the devil riding
your back hantu atau
hantu yang sedang menaiki bahu seseorang.
* Di budaya China, disebut gui ya shen alias gangguan hantu yang menekan tubuh
seseorang.
* Di budaya Meksiko, disebut se me subio el muerto dan dipercaya
sebagai kejadian
adanya arwah orang meninggal yang menempel pada
seseorang.
* Di budaya Kamboja, Laos dan Thailand, disebut pee umm, mengacu pada
kejadian di
mana seseorang tidur dan bermimpi makhluk halus memegangi
atau menahan tubuh
orang itu untuk tinggal di alam mereka.
* Di budaya Islandia, disebut mara. Ini adalah kata kuno bahasa Island.
Artinya hantu yang
menduduki dada seseorang di malam hari, berusaha
membuat orang itu sesak napas dan
mati lemas.
* Di budaya Tuki, disebut karabasan, dipercaya sebagai makhluk yang
menyerang orang di
kala tidur, menekan dada orang tersebut dan mengambil
napasnya.
* Di budaya Jepang, disebut kanashibari, yang secara literatur
diartikan mengikat sehingga
diartikan seseorang diikat oleh makhluk
halus.
* Di budaya Vietnam, disebut ma de yang artinya dikuasai setan. Banyak
penduduk
Vietnam percaya gangguan ini terjadi karena makhluk halus
merasuki tubuh seseorang.
* Di budaya Hungaria, disebut lidercnyomas dan dikaitkan dengan kata
supranatural
boszorkany (penyihir). Kata boszorkany sendiri berarti
menekan sehingga kejadian ini
diterjemahkan sebagai tekanan yang
dilakukan makhluk halus pada seseorang di saat tidur.
* Di budaya Malta, gangguan tidur ini dianggap sebagai serangan oleh
Haddiela (istri
Hares), dewa bangsa Malta yang menghantui orang dengan
cara merasuki orang tersebut.
Dan untuk terhindar dari serangan
Haddiela, seseorang harus menaruh benda dari perak
atau sebuah pisau di
bawah bantal saat tidur.
* Di budaya New Guinea, fenomena ini disebut Suk Ninmyo. Ini adalah
pohon keramat yang
hidup dari roh manusia. Pohon keramat ini akan
memakan roh manusia di malam hari
agar tidak menggangu manusia di siang
hari. Namun, seringkali orang yang rohnya
sedang disantap pohon ini
terbangun dan terjadilah sleep paralysis.
Hmm...agak sedikit tenang selepas membaca artikel di atas...tapi mata still xle nak tido. Bergadang lagi la jawabnya malam ni huhuhu...lau berterusan macam ni, maunya mata aku ni jadi cam panda hahahha...
* Please deh jangan ganggu lenaku lagi...
0 ulasan:
Catat Ulasan